Jagat Play
Meski angka penjualan resmi untuk 2025 belum final, firma analis Newzoo melalui Global Games Market Report and Forecasts menggunakan data Januari hingga November 2025 untuk memetakan tren, dan memproyeksikan hasil akhir tahun ini. Hasilnya menunjukkan industri game global masih berada di jalur pertumbuhan yang sehat.
Dari sisi platform, console gaming diperkirakan menghasilkan pendapatan global sebesar $45 miliar pada 2025, naik 4,2% dibanding 2024. Mobile gaming tetap menjadi kontributor terbesar dengan proyeksi $108 miliar, tumbuh 7,7% secara tahunan. Namun, pertumbuhan paling agresif justru datang dari PC gaming, yang diprediksi mencapai $43 miliar; melonjak 10,4% dibanding tahun lalu.
Analis utama Newzoo, Michiel Buijsman, menilai proyeksi ini mencerminkan perubahan perilaku pemain. Dibandingkan ekspansi basis pemain secara besar, pertumbuhan 2025 lebih didorong oleh pemain yang membelanjakan lebih banyak uang di game dan ekosistem yang mereka percaya dan gunakan secara rutin.
Newzoo juga melacak 10 game PC dengan pendapatan tertinggi di enam pasar region Barat (AS, Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Spanyol) sepanjang Januari hingga November 2025. Battlefield 6 tercatat sebagai penghasil pendapatan terbesar di PC, disusul Schedule I, ARC Raiders, Monster Hunter Wilds, Borderlands 4, EA Sports FC 26, REPO, Oblivion Remastered, Civilization 7, dan Dune: Awakening.
Di ranah console, dominasi game olahraga masih sangat kuat. Pendapatan tertinggi ditempati EA Sports FC 26, diikuti NBA 2K26, Battlefield 6, EA Sports Madden NFL 26, MLB The Show 25, Assassin’s Creed Shadows, EA Sports College Football 26, Ghost of Yotei, Pokémon Legends: Z-A, dan Borderlands 4.
Secara garis besarnya, data ini menegaskan tipe pemain yang dominan dari tiap platform. Console masih menjadi ladang subur bagi franchise olahraga, sementara PC menunjukkan keterbukaan yang lebih besar terhadap judul AA, IP baru, dan desain yang berani. Jika tren ini berlanjut, PC berpotensi memainkan peran yang penting dalam arah pertumbuhan industri game global ke depannya.
Bagaimana menurut Anda sendiri mengenai kondisi industri gaming pada 2025 ini?
Comments
More Articles
Rumor: GTA 6 Diklaim Sedang Diuji untuk Nintendo Switch 2
Dragon Ball Akan Umumkan Game Baru Pada Januari 2026
ARC Raiders Tempati Peak Player Tertinggi Untuk Extraction Shooter di Steam
Avatar Legends, Game Fighting Bertema Avatar: The Last Airbender Diumumkan
Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik
Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan
Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin
Palworld Dan Terraria Crossover Event Akan Hadir Pada 2025
Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik
Review Clair Obscur Expedition 33: RPG Turn-Based nan Indah, Seru, & Memilukan
Review Monster Hunter Wilds: Keindahan Maksimal di Tengah Derasnya Adrenalin
Preview Infinity Nikki: Game Indah Di Mana Baju Adalah Pedangmu
Review Trails in the Sky 1st Chapter: Remake Terindah Untuk Game JRPG Klasik
Review Nintendo Switch 2: Upgrade Terbaik Untuk Console Terlaris Nintendo
Review Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Tak Sesempurna yang Dibicarakan!
Preview Legend of Zelda – Tears of the Kingdom: Kian Menggila dengan Logika!
© JagatReview | 2010-2026